Menunggu untuk dihalalkan

Hati ini sendiri dalam kehampaan , sendiri sekali tak ada yang menemani , ingin sekali rasanya dapat mempunyai seorang penyemangat hidup . Yang dapat memberikan arti penting dalam hidup ini , tak dapat ku tahan lagi rasa ini. Tapi apa daya ku tak kuasa untuk melakukan semua itu.

Didalam hatiku terbesit keinginan "aku ingin sekali menikah" , karena bagiku menikah itu dapat menundukkan pandangan . Aku benar ingin sekali menikah karena Allah . Nikah itu ibadah bagiku . Karena bisa menjaga kemaluan . Posisi ku saat ini adalah belum mampu secara finansial , tapi aku benar-benar mengharapkan , agar aku untuk disegerakan menikah . 

Rasanya sudah tak tahan lagi diri ini , syahwat yang begitu menggelora . Kata orang sih syahwat laki-laki itu lebih menggelora daripada wanita . Apa benar ??? Hemm . Mungkin begitu deh . Aku juga berpikir begitu . Orangtua ku saat ini belum menyetujui jikalau aku menikah sekarang . Alasannya adalah karena belum mampu secara finansial . Tapi , ya mau bagaimana lagi . Inti nya aku harus benar-benar berusaha keras agar dapat mendapatkan rizki yang cukup untuk persiapan menikah nanti.

Kenapa beda sekali rasanya , jikalau aku menulis diary di onenote atau yang lainnya . Aku mungkin lebih suka menulis artikel di blog kek gini deh . Karena menurutku ini itu lebih terbuka aja gitu .
Jadi malah curhat hehe . Biarlah . 

"Lelaki yang baik untuk wanita yang baik, Lelaki yang buruk untuk wanita yang buruk pula"

Subscribe to receive free email updates: